Assigment 7

Instructions

Rangkum Pertemuan 9 ya… srtakan pembuktiannya

Status : Tercapai
Keterangan : Sudah mengerjakan
Pembuktian :

 

Rangkuman Materi

Pengertian Rukun
RUKUN berasal dari bahasa Arab, terambil dari kata kerja dasar atau fiil Madi “ Arkana” berarti bagian yang amat penting, yang tanpa bagian itu sesuatu menjadi tidak benar, tidak sah atau batal. Sedangkan Iman terambil dari kata kerja dasar atau fi’il madi “Amana-yuminu-Imanan”. Jadi Iman adalah  bentuk  masdar sina’i  (infinitif), yang memiliki arti “Percaya”. Dengan demikian  terbentuk terminologi Rukun Iman adalah : Bagian yang terpenting dari keimanan, yang tanpa salah satu dari bagian tsb,  keimanan seseorang menjadi batal, tidak sah, tidak diterima atau ditolak.
Rukun Iman. Rukun Iman Ada Enam yaitu:
1. Iman kepada Allah SWT
2. Iman kepada Malaikat Allah SWT
3. Iman kepada Rasul
4. Iman kepada Kitab-Kitab Allah SWT
5. Iman kepada Hari Akhir
6. Iman kepada Qadla dan Qadar Allah SWT

  • Iman kepada Allah SWT
    Pada dasarnya setiap manusia percaya adanya Tuhan, hanya cara menyebut Tuhan, tiap manusia berbeda sesuai tingkat dan daya nalarnya.
    Hanya dengan Wahyu yang diterima Rasulullah SAW, penyebutan Tuhan menjadi Paling Benar Yaitu “ALLAH SWT”.

    • Mengenal Tuhan adalah Aseli dari kebutuhan manusia yang paling Hakiki, mengingkari Tuhan hanyalah sebuah bentuk memperkosa batin sendiri.

    Imam Ghozali dalam kitab Ihya Ulum id-Diin menyebutkan : “Ketahuilah bahwa Ujud yang paling nyata dan jelas ialah Allah SWT itu sendiri. Ini menyebabkan bahwa mengetahui akan Allah SWT menjadi pokok pangkal pengetahuan dan yang paling dahulu masuk ke dalam paham kita, Dialah yang paling mudah pada akal, tapi engkau memandang sebaliknya”.
    Tanda/Dalil adanya Allah SWT  ada tiga : pertama (dalil kejadian), Hadirnya manusia di atas dunia serta adanya alam raya, kedua (dalil peraturan dan pemeliharaan) ; keteraturan Alam dan Isinya, ketiga  (dalil gerak) ; langit, rembulan, bintang tidak jatuh atau tanpa penyangga .
    Tidak percaya adanya Allah adalah Kufur, pelakunya disebut kafir.

  • Iman Kepada Malaikat

    • Salah satu Rukun Iman, adalah iman kepada Maiaikat Allah.
    • Malaikat mahluk Allah yang diciptakan oleh Allah SWT dari Nur (cahaya).

    Malaikat  termasuk mahluk Ghoib (tidak tampak di dunia), namun seseorang dapat juga melihatnya dengan izin Allah SWT, dengan bentuk aslinya, maupun wujud penyerupaan.
    Jumlah malaikat itu Ribuan, namun ada berapa malaikat yang patut kita ketahui diantaranya Malaikat Jibril (pembawa wahyu), Malaikatul Maut (Izroil), Malaikat Malik (penjaga Neraka), Malaikat Ridwan (penjaga Surga), Malaikat Rakib dan Atid (pencatat Amal sholeh dan buruk).
    Seluruh malaikat itu taat thdp Allah SWT

  • Iman kepada Kitab Allah SWT
    • KITAB berasal dari kata dasar “Ka-ta-ba” berarti menulis atau tertulis.
    • Kitab samawi (langit) dari Allah SWT ada empat macam :Taurot (nabi MUSA AS), Injil (nabi Isa AS), Zabur (nabi Daud AS) dan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.

    Al-Qur’an-lah satu-satunya kitab  Samawi yang masih terjaga Keasliannya  ( terhindar pemalsuan dan penambah anjaran yang dilakukan  tangan manusia). Bahkan Jin dan setan-pun tak sanggup membuat satu ayat-pun sekalipun mereka bersatu.

  • Iman kepada Utusan Allah SWT (Rosul)
    Setiap Rasul itu nabi tapi tidak setiap nabi itu Rasul

    • Jumlah Nabi lebih dari tiga ratus orang, namun jumlah nabi dan Rasul yang patut diketahui ada 25 orang.
    • Nabi itu seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Allah tapi tidak berkewajiban menyampaikan pada umatnya (hanya untuk dirinya) contoh nabi Hidir.
    • Rasul itu : seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Allah, wahyu itu untuk dirinya dan wajib disampaikan pada umatnya (TABLIGH).

    Nabi dan Rasul pertama : Adam AS, dan terakhir Nabi Muhammad  SAW.

  • Iman kepada Hari Akhir (Kiamat)
    • Bertujuan agar manusia berlaku sholeh di atas dunia dengan memakmurkannya sesuai bakat, minat dan keahlian yang dimilikinya, dengan tidak melakukan kedholiman dan ketidakadilan.
    • Hari Kiamat itu pasti/Niscaya, namun tak ada satupun mahluk yang mengetahuinya kecuali Allah SWT. (laa yujallihaa li-waktihaa illa huwa).
    • Kondisi pada hari itu amat berat di langit dan bumi kehancurannya (sangat sulit dibayangkan kehancurannya).

    Yang jelas kiamat itu makin dekat.

  • Iman kepada Qodho dan Qadar
    • Rukun Iman yang paling akhir yaitu kepercayaan kepada TAQDIR atau Qadla dan Qadar.
    • Ringkasan kepercayaan ini ialah : segala sesuatu yang terjadi dalam alami ini, atau yang terjadi pada diri manusia baik dan buruk, naik dan turun, senang dan bahagia, semuanya tidak lepas dari ‘TAQDIR atau Ketentuan Allah.
    • Tidak lepas dari Qadar, artinya jangka yang telah ditentukan, dan Qadla artinya ketentuan.
    • Pertanyaan manusia ribuan tahun yang silam, apakah dia untuk bertindak dalam segala hal, atau terikat maksudnya telah ditentukan Tuhan Yang Mahakuasa, jawabnya tidak bebas buktinya : manusia tidak dapat memesan atau dipesan baik bentuknya, warna kulitnya, rejekinya bahkan maut/matinya.
    • Yang dapat dilakukan manusia ialah hanya berencana dan berusaha, agar rencana dan usahanya sejalan dengan rencana Allah SWT, dan dikabulkannya, selebihnya ada dalam ketentuan Allah SWT.

    Oleh karenanya,sepatutnya manusia  dalam berencana dan usaha  tidak bertentangan dengan hukum Allah SWT, yakni larngan-Nya.